Dear ayah sayang….
Yah, kabar ayah gimana??
Ayah sehat kan??
Akhir-akhir ini bunda mimpiin ayah terus. Apakah ayah juga sering mimpiin bunda? Bunda kangen ayah, bunda sayang ayah. Dan akan selalu ayah yang ada di hati bunda. Ayah dimana sekarang? Bunda pengen ketemu.
Yah„,ayah janji gak akan pernah ninggalin bunda nyampe bunda sendiri yang pengen ditinggalin ayah. Tapi kenapa sekarang ayah ninggalin bunda?? Padahal ayah sendiri tahu kalau bunda tidak akan pernah mau ayah tinggalin. Bunda udah minta ayah untuk jangan pernah tinggalin bunda, karena bunda gak akan kuat tanpa ayah. Bunda sayang ayah…
Bunda sendirian yah disini….bunda kesepian. Bunda butuh ayah buat nenangin bunda di tengah masalah bunda. Bunda sering masak masakan kesukaan ayah. Ikan kembung balado…. Ayah selalu nambah kalau bunda masakin ikan kembung balado. Ayah masih inget kan waktu bunda siapin sarapan buat ayah, dan bunda tahu makanannya gak enak. Tapi ayah gak pernah bilang kalau masakan bunda itu gak enak. Bahkan ayah ngabisin semua masakan bunda.
Ayah„,
Sampai saat ini bunda sendiri…nunggu ayah pulang„,pulang buat bunda. Bunda tahu, bunda salah. Tapi jujur yah, bunda sayang keluarga ayah juga. Gak ada maksud bunda buat berlaku tidak sopan sama keluarga ayah. Bunda Cuma gak tahu gimana cara nunjukin rasa sayang bunda ke mereka. Bunda gak tau yah….
Bunda kangen ayah yang dulu. Bunda kangen ngebangunin ayah lagi tiap pagi. Bunda kangen berdo’a bareng ayah tiap malam kalau kita mau tidur. Bunda kangen semua tentang ayah. Hanya ayah yang tahu semua hal tentang bunda. Cuma ke ayah bunda berani terbuka sama semua keadaan yang bunda alami. Bunda ingin kaya dulu lagi. Kapan kita sholat berjamaah lagi yah??? Kapan kita akan ketemu lagi???
Mungkin disana ayah telah menemukan pengganti bunda. Yang jauh lebih baik. Tapi disini, hati bunda tidak bisa menerima siapapun untuk menggantikan posisi ayah. Bahkan untuk menyamakan kedudukannya di hati bunda pun itu terasa sangat sulit. Bunda belum ikhlas kehilangan ayah. Dan akan selalu seperti itu sampai kapanpun. Ayah„,disini bunda masih simpan foto-foto kita, baju-baju kita, dan semua hal tentang kita.
Bunda akan selalu ingat saat-saat kita makan bareng. Ayah sering protes kalau bunda minta nambah makan lagi. Ayah masih ingat?? Apalagi kalau bunda makan bubur yang di tempat langganan kita itu. Dan itu saat terakhir kita makan disana. Bunda makan banyak„sampai bubur punya ayah pun bunda makan. Ayah masih ingat??
Masih banyak kejadian yang membuat bunda selalu ingat ayah. Semua kenangan itu masih ada dalam ingatan dan hati bunda. Itu semua sulit bunda hapus. Sulit untuk bunda hilangkan. Bagaimana ini?? Buat bunda agar seperti ayah„seperti ayah yang telah melupakan bunda saat ini. Buat bunda kuat seperti ayah….
Sekarang bunda sudah menjadi wanita yang tidak sempurna….ketidaksempurnaan bunda semakin lengkap karena ketidakhadiran ayah di hari-hari bunda. Tidak ada orang yang lebih baik dari ayah. Sampai pada saat terakhir pun ayah bilang ayah tidak akan punya perempuan lagi sampai bunda menemukan orang yang tepat selain ayah. Itu tidak akan pernah terjadi yah……. Karena yang tepat buat bunda itu ayah, Cuma ayah.
Ayah sekarang hilang….
Bunda kehilangan ayah…..
Sampai kapan ayah pergi?? Bunda tidak mau kehilangan ayah untuk selamanya. Bunda butuh ayah, sangat butuh ayah.
“I WILL ALWAYS LOVE YOU, NEVER EVER FORGET YOU. YOU ARE ALWAYS IN MY HEART, IN MY SOUL, BUT NOT IN MY SIDE. I WANT BE THERE FOR YOU. I WANT TO BE YOUR ANGLE, YOUR GUARDIAN ANGLE. LOOK AT ME, PLEASE!!! I WANT BE IN YOUR WAY. ETERNALY, YOU WILL ALWAYS BE MY LIFE. MY BREATHE IS YOU. MY STEP IS YOU. IT IS ALWAYS BEEN YOU. THAT IS ALL ABOUT YOU. IF YOU ASK ABOUT ME, PLEASE TELL ABOUT YOU. BECAUSE OF YOU„,I AM ALWAYS BE SOMEONE UNDERNEATH THE SKY”
BY..BUNDA


